Sering Hilang Uang, Tuyul Jadi Sasaran

ilustrasi

CIKAMPEK – Warga Perumahan Pucung Baru,Desa Pucung Kecamatan Cikampek, dihebohkan dengan adanya isu tuyul. Warga menduga tuyul tersebut mengambil uang di rumah warga Perumahan Pucung Blok R dan Blok K.

Salah satu korban Didi loper yang tinggal di Perum Pucung Baru blok R 3 mengatakan, tuyul itu mengambil uang dalam jumlah banyak. Minimal uang warga yang diambil sebanyak Rp 100 ribu.

“Tidak semua rumah di 12 RT disatroni tuyul. Tapi korban dari tuyul itu di dua blok ,yaitu blok R dan blok K. Warga resah dengan kondisi seperti ini,” kata Ketua Didi loper, Minggu (19/11).

Tuyul yang beraksi tak kenal waktu itu menyasar rumah yang sedang dalam kondisi sepi penghuni. Menurut Didi , banyak warga yang hilang uangnya, namun tidak mau melaporkannya secara resmi ke Ketua RT.

“Istri saya saja sering sekali kehilangan uang. Uang ditaruh didompet dan dompetnya diletakkan di kamar, lalu ke dapur, pas balik lagi periksa dompet uang sudah hilang. Uang sering banget hilang. Saya dan istri sering berantem gara-gara saling tuduh,” ujarnya.

Bulan lalu, ada tetangga yang kehilangan uang. Namun beberapa lembar uang ditemukan karena tersangkut di ranting pohon.

“Kalau dengar ada tetangga yang teriak atau menangis pasti kehilangan uang. Saat para tetangga datang ke rumah tetangga yang jadi korban, baru mereka mengaku. Kami sudah bilang ini kerjaan tuyul. Tapi tetangga ada yang percaya ada yang enggak,” tuturnya.

Pihaknya sudah memanggil “orang pintar” untuk mengusir tuyul tersebut. Namun orang pintar tersebut belum mampu mengusir tuyul itu.

“Kami juga sudah memanggil tokoh agama setempat untuk mengusir tuyul itu, namun hingga kini tetap ada,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Bu Pendi warga blok K 12. Ia menambahkan, uangnya yang hilang sudah tak terhitung jumlahnya. “Iya betul warga di sini resah, karena tuyul masih gentayangan. Disebut tuyul pelakunya karena uang yang disimpan dimana pun di rumah hilang. Bahkan ada tetangga yang mengantisipasi dengan menyimpan uang di brankas juga tetap hilang,” imbuhnya.

Bu Pendi menyatakan, untuk mengantisipasi agar uangnya tidak hilang maka ia tidak menyimpan uang tunai di dompet dan di rumahnya. Uang tersebut ia simpan di bank dan mengambil uang dengan kartu ATM. “Alhamdulillah dengan cara itu uang saya aman. Cuma jadi repot. Mau beli apa-apa harus ke ATM ambil uang,” tuturnya.(dpn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Skid Tank LPG Gunakan Bahan Bakar Berkualitas Non Subsidi

FAKTAJABAR.CO.ID – Pemakaian bahan bakar berkualitas juga dilakukan oleh pengusaha armada skidtank LPG (mobil tangki ...