Waspadai Liquid Dicampur Narkoba, BNNK Ingatkan Pengguna Rokok Elektrik

SOSIALISASI – Kepala Seksi P2N BNNK Karawang, Puspita Wulan Sari melakukan sosialisasi di SMAN 2 Karawang.

KARAWANG-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang kembali mengingatkan kepada pengguna rokok elektrik untuk mewaspadai liquid yang diindikasikan dicampur dengan bahan atau cairan narkotika.

“BNNK Karawang bersama instansi terkait akan terus memonitor dan memberikan peringatan tentang bahaya penyalahgunaan rokok elektrik dengan memberi sosialisasi kepada masyarakat,” ungkap Kepala BNNK karawang, AKBP M Julian.

Diketahui trend penggunaan vape atau rokok elektrik di kalangan remaja saat ini memang tengah booming, namun juga perlu diingat terkait indikasi penyalahgunaanya, seperti pada kasus yang terjadi di Kalimantan beberapa waktu yang lalu.

“Padahal efek yang ditimbulkan oleh rokok elektrik ini hampir sama seperti rokok tembakau. Mereka membuat candu dan juga berbahaya untuk perkembangan terutama anak usia pelajar,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Karawang, Puspita Wulan Sari, saat melakukan sosialisasi di SMAN 2 Karawang.

Pihaknya pun sangat menyayangkan, tidak adanya larangan khususnya bagi pelajar dari dinas terkait, tentang pengkonsumsian rokok elektrik. Padahal para pelajar di Karawang mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), saat ini tidak sedikit yang mengkonsumsi rokok elektrik.

“Kami juga pernah menemukan ada siswa SD yang mencuri uang milik orangtuanya, hanya untuk membeli rokok elektrik. Kemudian untuk liquid-nya, sebagai bahan kimianya itu mereka beli secara patungan,” katanya.

Dijelaskan Wulan, BNN juga pernah menemukan sejumlah kasus adanya liquid yang merupakan campuran rasa dan pemanis pada rokok elektrik tersebut, diisi dengan ekstrak ganja. Bahkan penjualannya dapat dibeli secara online.

Untuk mencegah maraknya konsumsi rokok elektrik di tingkat pelajar, BNNK Karawang akan terus menggalakkan sosialisasi mengenai bahaya vape. Sekaligus mengajak para pelajar agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba.

“Kami juga mengimbau agar sekolah melarang secara tegas soal rokok elektrik. Sasaran pertama kita adalah siswa SD kelas V dan VI,” katanya.(one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Babak Belur Bersimbah Darah, Pria Asal Garut Kepergok Selingkuh dengan Istri Orang

FAKTAJABAR.CO.ID – Jangan main api jika tak mau terbakar. Kiranya demikian istilah yang pantas dialatkan ...