Begini Cara Kang Jimmy Ungkap Kemiskinan di Karawang

KARAWANG – Rumah Dinas Wakil Bupati Karawang Jimmy Ahmad Zamaksyari di jalan Stadion Singaperbangsa dalam kurun waktu 3 bulan kebelakang ini selalu dipenuhi banyak orang.

Orang datang dari berbagai penjuru Karawang setiap harinya mengantri untuk bertemu Jimmy, panggilan akrab wakil bupati. Kedatangan mereka bukan tanpa sebab, kebanyakan meminta uluran tangan Jimmy membantu kesulitan mereka.

Persoalan yang banyak mengemuka mulai dari masalah pengangguran, orang sakit, kemiskinan, hingga masalah sosial atau keagamaan mencuat di rumah dinas tersebut. Sejak tiga bulan lalu Jimmy memang melakukan open house menerima warga Karawang yang ingin menyampaikan keluh kesah atau meminta bantuan.

“Sebenarnya saya agendakan satu minggu sekali bertemu masyarakat untuk mendengarkan langsung persoalan yang sedang dihadapi rakyat di peloksok Karawang. Namun karena banyak yang datang akhirnya jadi setiap hari harus saya terima agar bisa mengakomodir semuanya. Biar mereka tidak kecewa. Pertemuan dengan masyarakat penting untuk dilakukan agar saya bisa mendengar dan mengetahui persis persoalan di masyarakat. Kita jangan hanya mengandalkan laporan dari bawahan saja,”kata Jimmy, kepada awak media pada Rabu (28/3/2018).

Jimmy mengatakan, dari open house itu dia mengetahui banyak persoalan yang terjadi dimasyarakat dan berlangsung tanpa solusi. Masalah yang paling mendasar yaitu soal kemiskinan, pengangguran dan pertanian yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Kemiskinan membuat banyak warga yang tidak mampu untuk berobat ke rumah sakit. Banyak warga miskin tak berdaya melawan penyakit tanpa perawatan medis hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kalau sudah menderita penyakit berat seperti kanker atau penyakit lainnya mereka pasrah sampai menunggu takdir. Itu artinya program jaminan kesehatan dari pemerintah belum menyentuh seluruh warga miskin,”kata Jimmy lagi.

Kemiskinan juga membuat masih banyak rumah warga di Karawang yang tidak layak untuk dihuni bahkan nyaris roboh. Berkali-kali Jimmy harus mengeluarkan uang untuk membantu rumah warga yang roboh atau nyaris roboh. Setiap bantuan untuk pembangunan rumah Jimmy merogoh kocek Rp12 juta setiap unit rumah. Bantuan warga miskin yang menderita sakit, selain merogoh kocek Jimmy juga menggandeng BPJS untuk membantu warganya mendapatkan BPJS.

“Saya berterima kasih pihak BPJS dan RSUD Karawang selalu membantu warga Karawang yang blm mendapat BPJS bisa segera dibantu,”bebernya.

Jimmy mengaku setiap uang yang dikeluarkan untuk membantu warga Karawang merupakan uang pribadi.

“Saya tidak menggunakan uang negara ini murni uang pribadi dari zakat saya. Saya lakukan ini karena kasihan melihat penderitaan warga saya, tidak ada maksud apa-apa,”pungkasnya.(cim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Mahasiswa Unsika PLP di PKBM Asholahiyah

KARAWANG– Mahasiswa Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) kunjungi PKBM Asholahiyah Desa Pasirjaya Kecamatan Cilamaya Kulon ...