Air Bawah Tanah di Utara Karawang Nyusut Akibat Kemarau Panjang

KARAWANG – Imbas musim kemarau panjang hingga memasuki pertengahan Juli 2019 ikut dirasakan sejumlah ibu rumah tangga yang bermukim di wilayah pesisir utara Kabupaten Karawang. Saat ini, jumlah stock persediaan air bawah tanah mulai menyusut beberapa pekan terakhir.

Salah satu ibu rumah tangga warga Dusun Bakanjati 049, Desa Karyasari, Mustiroh, mengatakan, pasokan air bawah tanah yang dialirkan menggunakan mesin pompa jet pump untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus belakangan ini mulai menipis.

Bahkan, seiring musim kemarau yang cukup panjang secara perlahan menyebabkan volume aliran air bawah tanah yang keluar dari pipa kran untuk mengisi bak mandi dan wastafel sangat kecil, “Tadi pagi saja air tanah yang keluar dari pipa kran hanya mampu untuk mencuci peralatan makan, untuk mencuci pakaian dan mandi airnya tidak sampai keluar,” jelasnya.

Mengetahui itu, sambung dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karawang diharapkan memperluas area wilayah yang terancam dilanda kekeringan akibat musim kemarau panjang, sehingga diharapkan mampu mengantisipasi kesulitan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,”Selain air dari bawah tanah kita biasanya mencari ke sumur tetangga, tapi jumlah air di sumur warga pun telah menyusut sangat dalam,” terangnya. (sgt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kemeriahan Pesta Rakyat BRI Dihadiri Bupati Karawang

KARAWANG -Pesta rakyat yang diselenggarakan Simpedes BRI berbagi suka se-Indonesia dihadiri Bupati Karawang, dr. Cellica ...