Selain Tampil Berhijab, Pemeran Video Viral Vina Garut Kini Rajin Puasa

GARUT– Ada perubahan yang mencolok pada V (19) pemeran video Vina Garut saat menunjukkan kamar hotel tempat salah satu adegan video Vina Garut di Cipanas, Tarogong Kaler, Garut, Kamis (22/8/2019).

V kini tampil tertutup dengan mengenakan kerudung warna hitam dan pakaian berwarna putih yang tampak longgar. Wajah V juga terlihat ditutup menggunakan masker.

Pengacara V, Budi Rahardian mengatakan jika perubahan V bukan hanya dipenampilan saja, namun V juga kini kerap puasa saat menjalani masa penahanan.

“Dia sering puasa Senin dan Kamis, bahkan waktu ditahan juga puasa terus,” ujarnya di Mapolres Garut.

Tersangka V dalam kasus video Vina Garut dibawa petugas Satreskrim Polres Garut ke lokasi pengambilan video. Polisi ingin memastikan tempat kejadian dalam video Vina Garut tersebut.

Ada empat lokasi ia melakukan adegan tersebut. Salah satunya di sebuah penginapan di dekat pintu masuk ke wisata air panas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler. Di sebuah kamar, lokasinya sangat persis dengan video Vina Garut yang beredar. Mulai dari posisi tempat tidur dan warna seprai. Ukuran kamarnya sekitar 7×7 meter persegi dengan kamar mandi di dalam ruangan.

“Iya di kamar ini,” ucap V sambil menunjuk sebuah kamar.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) itu untuk mencari sejumlah lokasi yang dijadikan tempat pengambilan video. Kepolisian belum melakukan rekontruksi karena masih memburu dua pelaku lain.

Pengacara tersangka V di video Vina Garut, Budi Rahadian mengatakan jika saat ini, mental V terganggu. Hal itu disebabkan videonya yang beredar luas. Budi menyebut, psikologis V terkena imbasnya. Karena itu, pihaknya pun mengajukan penangguhan penahanan.

“Untuk pemulihan yang bersangkutan dulu,” katanya.

Baca juga: “Vina Garut” Ngaku Pernah Lakukan Adegan Porno di Daerah Wanaraja

Penangguhan sudah diajukan kepada Polres Garut. Budi mengatakan, pihaknya tinggal menunggu pertimbangan penyidik. Sejauh ini, V kooperatif memberikan keterangan kepada penyidik. Pihaknya pun menghormati proses hukum. Azas praduga tak bersalah harus dijunjung dalam penyidikan kasus ini.

“Beberapa tahapan sudah dilalui. Pengecekan kesehatan juga sudah dilakukan. Meski begitu, tim dari Dinkes juga masih memantau perkembangannya,” ujarnya.(red)

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Nunggak Bayar Pajak, 15 Rekening Desa di Garut Diblokir

GARUT – Rekening milik belasan desa di Kabupaten Garut diblokir lantaran tidak membayar pajak Dana ...