Sekilas Info

UMK Karawang Akan Ditetapkan Minggu ini

dok

KARAWANG -Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Ahmad Suroto memastikan soal penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karawang bakal diputuskan pada minggu ini.

“Kalau sudah ditetapkan Pemda Karawang, selanjutnya akan direkomendasikan ke Pemprov Jawa Barat, untuk ditetapkan oleh Gubernur. UMK minggu ini sudah kita tetapkan, Rabu pekan ini akan digelar rapat Depekab untuk penetapan UMK, ” singkat Kadisnaker melalui pesan Whatsup kepada Fakta Jabar, saat dikonfirmasi. Senin (6/11).

Untuk besaran UMK karawang tahun 2018, Kadisnaker tetap menyatakan bahwa UMK Karawang bakal menjadi daerah yang tertinggi nilai UMK nya, baik dirumuskan dengan Peraturan pemerintah (PP) no 78 tahun 2015 tentang pengupahan maupun peraturan lainnya. “Mau dengan PP ataupun rumusan lainnya, pokoknya Karawang paling gede aja UMK nya se Indonesia, ” tukasnya.

Dilain tempat Anggota Depekab dari Unsur Buruh, perwakilan dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Cita Purnamasari menyampaikan ,seharusnya penetapan UMK sudah dilakukan pada Minggu lalu, namun perundingan di dalam tubuh depekab sendiri masih tarik ulur terkait penetapan UMK berdasarkan PP 78.

“Kemungkinan minggu ini sudah ditetapkan, seharusnya minggu kemarin. Hal itu karena masih belum ada kesepakatan diantara internal Depekab tentang rumusan UMK karena kami dari unsur buruh tetap menolak Penetapan UMK berdasarkan PP 78,” ungkapnya.

Sementara itu,anggota depekab dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI),Syaefudin mengungkapkan, dalam penentuan penetapan upah, pihaknya telah melakukan survei kepada enam perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang, serta mengamati dampak kenaikan upah bagi perkembangan bisnis perusahaan dan kesejahteraan pekerja.

” Kita lakukan survei depekab di 6 perusahaan diantaranya PT APF, PT Kadota, PT Buana Harimau, PT Shinwon,PT TWI. Ada tiga timyang masing-masing tim masing-masing delapan orang rang. Yang disurvei, meliputi upah diperusahaan, kondisi perusahaan,makro ekonomi, juga dampak positif maupun negatif kepada pekerja, hal ini dilakukan agar mendapatkan titik temu yang paling baik bagi semua pihak, baik pengusaha maupun pekerja. Pengusaha bisnisnya berkembang dan maju, pekerja sejahtera “pungkasnya.(dds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Begini Nasib Rencana Pembangunan Bandara Karawang

KARAWANG – Pembangunan Bandara Karawang sempat menjadi pembicaraan beberapa waktu lalu. Lantas bagaimana kabarnya kini? ...