
Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah
Karawang – Polres Karawang menyiapkan skema pengamanan maksimal dalam rangka mengantisipasi aksi unjuk rasa yang rencananya digelar di wilayah Karawang. Sebanyak 300 personel gabungan disiapkan untuk menjaga kondusivitas.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah menyampaikan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kodim 0604 Karawang, Yonif 305, hingga Kodam yang turut membackup pengamanan. Selain itu, Satpol PP dan Polda Metro Jaya juga mendukung pengamanan tersebut.
“Kita tidak tahu bagaimana eskalasi nanti. Harapannya aspirasi bisa disampaikan dengan kondusif. Kalau ingin bertemu Ketua DPRD atau anggota dewan, kami akan fasilitasi. Namun, jika situasi memburuk, pengamanan sudah kami siapkan secara maksimal,” ujarnya, Minggu, 31 Agustus 2025.
Terkait jumlah personel, ia menyebutkan sebanyak 300 personel gabungan akan diterjunkan. “Itu perhitungan awal. Jumlahnya bisa bertambah sesuai perkembangan di lapangan,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan razia di sekolah-sekolah untuk mencegah pelajar ikut aksi, Fiki menegaskan tidak ada operasi khusus.
“Tidak ada razia. Kami hanya memberikan himbauan kepada sekolah-sekolah agar mengingatkan siswanya supaya tidak ikut turun ke jalan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres mengatakan bahwa Polres Karawang sudah memberlakukan status siaga satu sejak dua hari terakhir.
“Artinya, tidak ada personel yang libur. Sabtu dan Minggu pun tetap masuk kantor, standby menunggu instruksi,” katanya.
Adapun titik rawan pengamanan disebutkan berada di sekitar Gedung DPRD Karawang, menyusul informasi awal bahwa lokasi aksi akan terpusat di sana. “Kalau kemarin sempat di Polres, besok kita fokuskan pengamanan di DPRD dan gedung-gedung sekitar titik rawan,” pungkasnya.(red/fj)