
Mulyana Sadeli, Ketua Wasit Juri Pencak Silat Kabupaten Karawang.
FAKTAJABAR.CO.ID – Nama Mulyana Sadeli telah tercatat sebagai Anggota Wasit Juri Indonesia (WJI) Tingkat Nasional di Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Mungkin tidak asing lagi di kalangan pecinta pencak silat di Indonesia. Apalagi di Kabupaten Karawang, Mulyana menjabat sebagai Ketua Wasit Juri di Kota Pangkal Perjuangan.
Pengan pengalaman lebih dari 20 tahun sebagai wasit juri, Mulyana telah menjadi salah satu tokoh pendekar pencak silat dihormati di dunia ilmu bela diri asli tanah air.
Mulyana juga sebagai Ketua Perguruan Pencak Silat Gaya Murni yang beralamat di Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sejak sekolah dasar, Mulyana berlatih pencak silat karena orangtuanya adalah tokoh pendekar silat di wilayah setempat.
Tampil dimuka umum bagi Mulyana sudah biasa. Sebab, dalam pencak silat bukan hanya ilmu bela diri untuk melawan musuh saja, tetapi ada seni bela diri dengan tampilan yang memukau. Ia belajar seni budaya pencak silat atau ibingan itu dari sang ayah sekaligus guru.
Ia memulai karirnya sebagai pesilat sejak kecil. Ia mulai berlatih pencak silat pada usia 7 tahun. Dengan kerja keras dan dedikasi, ia menjadi salah satu pesilat terbaik di perguruannya.
Karier keatlitan telah ia tempuh. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Mulyana memutuskan mengikuti pelatihan wasit juri pencak silat. Ia mengikuti pelatihan wasit juri dan berhasil lulus dengan predikat terbaik. Bahkan, ia menjadi wasit juri tingkat nasional dan telah memimpin beberapa kejuaraan pencak silat tingkat nasional.
“Menjadi wasit juri pencak silat adalah impian saya sejak kecil,” kata Mulyana, kepada Fakta Jabar. Rabu, 28 Januari 2026.
“Saya ingin memberikan kontribusi bagi perkembangan pencak silat di Indonesia dan menjadi bagian dari sejarah pencak silat nasional,”tambahnya.
Mulyana memimpin beberapa kejuaraan pencak silat berprestasi di Karawang dan Jawa Barat. Termasuk Kejuaraan Pencak Silat Nasional Pekan Olahraga Provisi (Porprov) Jawa Barat.
“Menjadi wasit juri pencak silat adalah pekerjaan yang sangat menantang. Saya harus selalu siap dan fokus untuk memastikan bahwa pertandingan berjalan dengan adil dan sesuai dengan aturan,”cerita Mulyana.
Mulyana juga aktif dalam mengembangkan pencak silat di Karawang. Selain ketua perguruan silat, ia juga melatih anak didiknya meneruskan generasi berikutnya di tanah air.
“Pencak silat adalah bagian dari budaya dan sejarah Indonesia. Saya ingin membantu mengembangkan pencak silat di Karawang, Jawa Barat dan menjadi bagian dari sejarah pencak silat nasional,” pungkas putra daerah Rengasdengklok.(red/fj)
Fakta Jabar Cerdas Mengupas Lugas Mengulas Selalu Menjadi Referensi