Kemenag Karawang Gelar Riung Mumpulung HAB, 38 ASN Purnakarya Dilepas

Kemenag Karawang menggelar acara Riung Mumpulung Purnakarya dan Pranatamangsa di Aula Husni Hamid Pemda Karawang.

FAKTA.KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kabupaten Karawang, Kantor Kemenag Karawang menggelar acara Riung Mumpulung Purnakarya dan Pranatamangsa di Aula Husni Hamid Pemda Karawang, Sabtu (3/1/2026).

Rangkaian Kegiatan

Ketua panitia, H. Hamid Dulmajid, menyampaikan bahwa rangkaian HAB telah dimulai sejak 1 Desember 2025 dengan lomba qasidah rebana. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung hingga acara puncak, serta memohon maaf bila terdapat kekurangan.

Acara juga menampilkan Pranatamangsa, sebuah perjalanan simbolis penuh makna yang menggambarkan pengabdian panjang ASN Kemenag Karawang sepanjang tahun 2025.

Sebanyak 38 pegawai Kemenag Karawang resmi dilepas sebagai purnakarya. Prosesi ini menjadi bentuk penghargaan atas loyalitas dan pengabdian mereka selama bertugas. Kepala Kantor Kemenag Karawang, H. Sopian, menegaskan bahwa pelepasan ini tidak mengurangi rasa hormat kepada para sesepuh yang telah berjasa membesarkan Kemenag.

“Doa para sesepuh lah yang membuat kami bisa berdiri hingga hari ini. 38 purnakarya telah menuntaskan perjalanan karirnya, semoga pengabdian mereka menjadi amal ibadah,” ujar Sopian.

Prosesi Purnakarya

Dalam kesempatan itu, H. Sopian juga menegaskan komitmen Kemenag Karawang terhadap moderasi beragama. Saat ini, Karawang telah memiliki 7 Kampung Moderasi Beragama dan 1 Kampung Kerukunan sebagai wujud nyata merangkul semua umat beragama.

Ketua PPKA, Hj. Nur Hayati, menyampaikan rasa haru sekaligus apresiasi kepada para purnakarya. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara ASN yang masih aktif dengan yang sudah pensiun agar tetap terjalin kesatuan dan silaturahmi.

“Pensiun bukan akhir pengabdian. Mari kita tetap istiqomah dan bersama-sama menjaga kebersamaan,” ucapnya.

Bupati Karawang melalui Kabag Kesra, H. Aep Saepudin, menegaskan bahwa HAB merupakan momentum penting untuk meneguhkan kontribusi Kemenag terhadap umat dan bangsa.

“Pengabdian para purnakarya menjadi teladan. Semoga silaturahmi dan semangat gotong royong terus terjaga dalam melanjutkan program Kemenag,” katanya.

Acara Riung Mumpulung HAB Kemenag Karawang ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para purnakarya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka. Harapannya, amal baik yang telah dilakukan menjadi berkah dan diterima sebagai amal sholeh.(rls/fj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Awas KUHP dan KUHAP Baru Mulai Berlaku

Oleh : Henri Subiakto Hari ini tanggal 2 Januari 2026, ...