Akibatkan 8 Warga Alami Keracunan, Bupati dan Kapolres Tinjau Lokasi Pembuangan Limbah PT Asahi

KARAWANG- Menindak lanjuti kasus keracunan limbah batubara milik PT Asahi di Dusun Mekarmukti, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang, Bupati Karawang, dr Cellica Nurachadiana dan Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan langsung meninjau TKP pembuangan limbah beracun tersebut, Rabu (14/2).

“Saya bersama sama dengan Bupati, siang ini sengaja bersama sama mengecek TKP untuk sinergitas penyelesaian. Dimana masyarakat sekitar TKP akan diberikan pengertian oleh Ibu Bupati agar tidak sembarangan meminta limbah limbah tertentu kepada perusahaan,” kata Kapolres AKBP Hendy.

Selain meninjau lokasi dan mengedukasi warga sekitar, kedatangannya dengan bupati juga guna memastikan jika korban keracunan tidak bertambah. Diketahui, 8 orang warga menjadi korban akibat terpapar limbah B3 itu. Dua orang masih dirawat dan 6 korban sudah diperbolehkan pulang.

“Polres Karawang tidak pernah main-main menangani persoalan limbah beracun. Terlebih menimbulkan korban warga. Sampai saat ini tidak ada lagi korban akibat limbah tersebut,” ujarnya.

Pihaknya juga mengatakan jika kasus keracunan tersebut masih dalam penyelidikan. Petugas masih mencari fakta kronologis sebenarnya untuk memastikan limbah itu bisa sampai Di TKP dan meracuni warga.

“Untuk antisipasi korban lagi, sore ini setelah Lab Forensik Mabes Polri lakukan olah TKP, maka terhadap barang bukti limbah akan segera di bersihkan dari lokasi. Kami masih mengumpulkan berbagai alat bukti untuk memenuhi unsur sengaja melakukan kejahatan lingkungan hidup,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, delapan warga dilarikan ke rumah sakit akibat menghirup udara yang diduga terkontaminasi limbah batibara yang diduga dibuang oleh oknum sebuah perusahaan di Kampung Mekar Mukti Rt 02/01 Desa Kutamekar Kecamatn Ciampel Kabupaten Karawang, Senin (12/2).

Kapolsek Ciampel, AKP Ricky Adipratama mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat, terkait adanya korban keracunan akibat limbah beracun. Diduga, warga mengalami gangguan kesehatan setelah menghirup udara yang diduga dari pembuangan limbah B3 dari PT ASAHI yang diangkut ke tempat barang rongsok.

“Lokasinya di lapak barang rongsok milik saudara Yusup di Kampung Mekarmukti Desa Kutamekar Kecamatan Ciampel. Kejadian Senin (12/2/2018) sore sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Ricky, Selasa (13/2).(one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gebyar Garut Selatan, Pertamina Bagikan Tips Penggunaan LPG Aman

GARUT– Bahan bakar gas LPG (Liquefied Petroleoum Gas) menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat, baik untuk memasak ...