Inilah Identitas Jasad Pemuda yang Ditemukan di Gorong-Gorong Karawang Barat

dok.

KARAWANG-Penemuan sesosok jasad pemuda di dalam gorong-gorong yang sempat membuat geger masyarakat Dusun Gapura, Kelurahan Tunggakjati ternyata adalah korban kecelakaan yang terjadi pada Selasa (8/5) malam.

Dikatakan Kanit Laka Lantas Polres Karawang, Iptu Sabar Santosa, korban yang diketahui bernama Fiki Aulia Rahman (16) warga Kampung.Jati Ilir 1 RT 02/08 Kelurahan Tunggakjati Kecamatan Karawang Barat saat kejadian sedang duduk di depan warung pinggir jalan bersama satu orang temannya bernama Iqbal (13). Tidak berselang lama tiba-tiba sebuah kendaraan pick up Suzuki Nopol T 8528 S yang dikemudikan oleh sodara Tholip yang berjalan dari arah Tanjung Pura menuju arah Rengasdengklok pada saat di TKP mengalami oleng ke kiri dan menabrak korban Fiki Aulia Rahman dan sodara Iqbal yang sedang duduk di bangku depan warung.

“Dilokasi kejadian, petugas saat itu hanya melihat korban Iqbal yang mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi,” jelasnya saat dihubungi Fakta Jabar, Rabu (9/5).

Dijelasnnya, saat petugas mendatangi lokasi dan meminta keterangan saksi, tidak ada saksi mata yang melihat ada dua korban kecelakaan di lokasi, maka dari itu penemuan jasad di dalam gorong-gorong yang sempat menggemparkan warga dan sempat membuat Bupati Karawang yang tengah dalam perjalanan dinasnya ke Rengasdengklok berhenti guna turut melakukan evakuasi pada korban yang diduga kuat adalah korban kecelakaan yang terjadi pada malam hari sebelumnya.

“Di duga korban terpental dan terjatuh ke dalam gorong-gorong,” terangnya.

Sementara itu, sang supir mobil Pict Up kini sudah diamankan ke mapolres Karawang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut di unit Laka Lantas Polres Karawang.(one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Komnas Perlindungan Anak: Mengecam Keras Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Cimahi Jawa Barat

FAKTAJABAR.CO.ID – Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengecam ...