Proses Penyaluran BPNT di Desa Kemiri Diwarnai Pungli

KARAWANG – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang mulai berjalan di tengah masyarakat sebagai pengganti program Beras Sejahtera (Rastra) tak luput dari praktik pungutan liar (Pungli) yang diduga dilakukan beberapa oknum rukun tetangga (RT) di desa Kemiri Kecamatan Jayakerta. Para oknum RT tersebut meminta uang kepada warga desa Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Seperti yang dialami (KPM) atas nama Onya (47) warga dusun Buahgebang, Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta yang mengaku bahwa dirinya dipintai uang oleh oknum RT untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Pertama saya dipintai uang sebesar Rp 15 Ribu. Setelah mendapatkan beras sebanyak 10 kg, saya dipintai kembali uang Rp 20 Ribu, ya saya kasih dengan alasan uang bensin,” jelas kepada Fakta Jabar Sabtu (07/7).

Menurut pantauan Fakta Jabar, oknum tersebut menggunakan modus mengumpulkan kartu bantuan pangan non tunai (BPNT) milik warga (kolektif). Untuk bisa mengambil jatah beras para pemilik kartu dengan alasan jarak lokasi e-Warung yang terbilang jauh dari tempat tinggal warga sekitar itu.

Dadi Rukmana (53) kasi ekonomi dan bangunan (Kasiekbang) Desa Kemiri Kecamatan Jayakerta membenarkan adanya praktik pungli terkait program bantuan pangan non tunai (BPNT) tersebut. Selain itu, menurutnya, dia langsung memanggil para ketua RT untuk mengklarifikasi. Memang ada pungutan, tetapi itu tanpa arahan atau instruksi dari pihak desa. Kita berjanji akan meluruskan permasalahan ini,”Tegasnya.

Terpisah, menurut tokoh masyarakat desa Kemiri yang enggan disebut namaya mengatakan, sangat prihatin dengan prilaku oknum RT yang melakukan pungli terhadap warganya sendiri. Yang seharusnya, selaku RT harus memberi kemudahan terhadap warga masyarakat. Bukannya, malah meraup keuntungan dengan berbagai cara mengakali. Apalagi ini bukan hanya program dari pemkab melainkan program langsun dari Presiden RI. Maka dari itu, harapan kami, terutama instansi terkait semisal saber pungli harus mengusut tuntas kejadian ini. Jangan hanya mendengar namanya saja saber pungli. “Tutupnya. (ded).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Karawang Jadi Rumah Sakit Rujukan Penyakit Khusus

Karawang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang terus berinovasi ...

%d bloggers like this: