BPJS Ketenagakerjaan Jemput Bola, Hadir Ditiap Kecamatan Dalam Acara Paten

KARAWANG-Badan penyelenggaraan jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten karawang jemput bola, hadir disetiap kegiatan PATEN yang digelar di setiap Kecamatan, kali ini pihaknya hadir dalam perayaan PATEN di Kecamatan Klari,yang digelar pada Jumat (14/12).

“BPJS Ketenagaketjaan hadir di PATEN dalam rangka mensukseskan program pemerintah kabupaten Karawang untuk lebih dekat melayani masyarakat di setiap kecamatan,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan kabupaten Karawang, Toto Suharto, saat ditemui Fakta jabar dilokasi kegiatan.

Diungkapkannya, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan guna mensosialisasikan keberadaaannya dengan berbagai program perlindungan sosial terhadap pekerja baik formal maupun non formal.

“BPJS Ketenagakerjaan hadir, untuk mensosialisasikan keberadaannya dan program perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, apapun pekerjaannya. Mulai dari pekerja formal yang ada di perusahaan, THL Honorer Perangkat Desa, dll. Maupun pekerja informal seperti pedagang, nelayan, marbot, guru ngaji, ojek, pengurus RT,RW, Bank Sampah, dll. Serta para buruh di jasa konstruksi,” Bebernya

Pihaknya menyampaikan hal tersebut, agar dalam bekerja, si pekerja tidak was was terhadap perlindungan dirinya jika dikemudian hari terdapat sesuatu yang tidak diinginkan,karena dirinya sudah masuk dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Agar mereka dapat bekerja dengan Tenang, dan Aman. Serta keluarganya pun nyaman di rumah. Program BPJS Ketenagakerjaan terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun. Iuran per orang per bulan mulai dari Rp16.800. Manfaatnya biaya pengobatan karena kecelakaan kerja sampai dengan sembuh dan jika meninggal dunia akan mendapat santunan sebnyak 48 kali upah, Santunan kematian karena sakit sebesar Rp 24 Juta. Ayo lindungi diri anda dengan BPJS Ketenagakerjaan,” Pungkas Toto.

Ditempat yang sama, ada salah seorang Perangkat Desa yang enggan menyebutkan identitas dan asalnya mengatakan, pihaknya tertarik dengan program yang diajukan oleh BPJS Ketenagakerjaan, namun pihaknya masih berpikir alokasi pembayaran iuran tersebut dari mana sumber keuangannya.

“ Jujur saja kami tertarik, namun kami akan konsultasikan dulu sumber keuangan untuk membayar iuran ini dari mana, karena uang yang masuk ke Kas Desa itu harus jelas peruntukannya, niat baik saja jika tidak diurus dengan baik juga salah-salah kami yang diperkarakan,” tukasnya. (dds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Prosesi Pengambilan Sumpah Para Pimpinan DPRD

KARAWANG – Rapat Paripurna dilaksanakan DPRD Kabupaten Karawang dalam rangka menetapkan dan pengambilan sumpah Pimpinan Definitif ...