Zein Art Jadi Referensi Calon Pengantin Kreasikan Mahar

KARAWANG – Dalam hukum Islam, mahar atau mas kawin merupakan salah satu syarat sah-nya menikah. Seiring perkembangan trend saat ini, mahar pernikahan dikreasikan dalam beragam bentuk yang unik. Sehingga kebanyakan calon pengantin tak hanya sekedar memberikan mahar tetapi juga mempercayakannya kepada jasa pembuat mahar pernikahan untuk menghias sejumlah uang yang akan dijadikan mas kawin.

Salah satu tempat yang saat ini sedang kebanjiran order membuat mahar pernikahan, adalah Galeri Zein Art yang berlokasi tidak jauh dari Flyover Karawang Barat, tepatnya di jalan M. Tohir Mangkudijoyo – Jatirasa Barat.

Pembuat mahar pernikahan, Zainal ZM. yang juga seorang seniman lukis asal Karawang itu mengaku, menerima banyak pesanan mahar pernikahan hingga dua kali lipat dibanding musim biasa. “Mungkin karena musim kawin jadi banyak calon pengantin yang ingin dibuatkan mahar yang unik-unik,” ujarnya kepada Fakta Jabar, Rabu (13/2).

Bahkan melalui tangan dingin Zainal, mahar pernikahan hasil kreasinya tidak hanya sekedar unik tetapi punya estetika yang elok untuk disawang karena memiliki nilai seni. Karenanya tidak sedikit calon pengantin, mempercayakan kebutuhan pembuatan kreasi maharnya kepada Galeri Zein Art.

“Alhamdulillah orderan tidak hanya dari Karawang saja, tetapi dari luar kota juga ada. Bahkan, dari Sumatera juga ada, dan bisa juga dikirim via jasa paket,” ungkapnya.

Zainal menambahkan, bahwa hasil karyanya dalam mengkreasikan mahar pernikahan tidak hanya bisa dipesan secara langsung, akan tetapi bisa juga diorder melalui media sosial (Instragram) miliknya. Untuk jenis kreasi mahar pernikahan yang dibuatnya sangat beragam, mulai dari uang kertas yang dibuat menjadi rangkaian hurup kaligrafi dan rangkaian bunga seperti halnya seni origami (seni melipat kertas) sampai dengan uang logam yang berbentuk siluet poto calon pengantin.

“Untuk siluet langsung menggunakan kreasi dari uang koin, bukan ditempel dengan stiker warna hitam, jadi tingkat kesulitannya lebih tinggi dan tentunya bernilai seni,” paparnya.

Masih Zainal menambahkan, dalam pembuatan mahar pengantin diakuinya perlu keahlian dan tehnik khusus, meskipun itu terbuat dari uang asli. Karenanya, bagi pengantin yang misalkan dikemudian hari ingin menggunakan uang yang sudah dikreasikan tersebut tidak perlu khawatir. Karena uang yang digunakan untuk dijadikan kreasi mahar dalam kondisi baik alias tidak rusak.

“Namanya kebutuhan orang kan tidak tahu, barangkali diperlukan uang mahar itu masih bisa digunakan dan uang dalam kondisi utuh. Sebab saya membuat kreasi mahar pengantin ini tetap memperhatikan undang-undang untuk tidak merusak uang,” pungkasnya. (lil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tunjukan Kinerja, Satpol PP Karawang Operasi Gepeng

KARAWANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang langsung gerak menunjukan kinerjanya dengan ...