Buah Dijadikan Jus atau Smoothie, Mana yang Lebih Sehat?

FAKTAJABAR.CO.ID – Minuman yang menyehatkan dan bisa dikonsumsi harian bukan hanya air mineral. Ada juga pilihan lain yang bisa membantu menjaga kebugaran tubuh, seperti jus dan smoothie. Sering dianggap sama karena berbahan dasar buah-buahan dan sayur-sayuran, sebenarnya jus dan smoothie berbeda.

Dilansir dari situs Health, ahli gizi dan ahli diet teregistrasi Cynthia Sass menjelaskan jus diolah menggunakan blender dan umumnya ampas atau serat disaring sehingga teksturnya cair. Sementara smoothie juga sama-sama dibuat dengan blender, tapi tidak disaring sehingga teksturnya lebih kental. Lalu, manakah yang lebih sehat, jus atau smoothie?

Sass mengungkapkan bahwa keduanya sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan. Smoothie yang umumnya ditambahkan campuran yogurt, biji-bijian, dan kacang-kacangan membuat minuman ini lebih banyak mengandung gizi.

Seratnya pun lebih banyak karena ampas buah atau sayur tidak dibuang. Namun jika dikonsumsi berlebihan, smoothie bisa menyebabkan menumpuknya kalori yang berimbas pada kegemukan.

Sementara jus memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lebih tinggi. Teksturnya yang cair mudah diserap tubuh sehingga bisa membantu menambahkan energi. Namun jus bisa menyebabkan lonjakan gula darah karena tambahan pemanis padahal buah yang dijus sudah mengandung gula.

Untuk mendapatkan smoothie dan jus nikmat, pilih lah buah dan sayur yang tepat. Dikutip dari Detik.com, salah satu jenis buah yang cocok dijadikan smoothie adalah pisang. Selain mengandung serat dan vitamin C yang tinggi, pisang juga mempunyai tekstur yang halus dengan rasa manis alami.

Stroberi juga menjadi pilihan tepat karena memberikan rasa smoothie yang lebih segar. Apalagi buah ini mengandung antioksidan tinggi yang berfungsi mencegah terjadinya penuaan dini.

Sedangkan buah yang cocok dijadikan jus antara lain buah segar yang rasanya manis atau sedikit asam seperti semangka, jeruk, pepaya, melon, dan mangga. Wortel dan tomat juga cocok dijadikan jus karena mengandung vitamin dan serat yang mudah dicerna.

Hasil smoothie yang dibuat dengan blender dan jus yang dibuat dengan juicer pun memiliki manfaat tersendiri. Dilansir dari Washington Edu, membuat smoothie dengan blender memberikan hasil yang lebih berserat karena serat pada buah dan sayur tidak dipisahkan.

Sementara jus yang dibuat dengan juicer akan terasa lebih lembut karena seratnya tersaring. Hasilnya pun lebih kental dengan sari buah penuh nutrisi dan vitamin yang diperlukan tubuh.

Menurut Healthline, serat yang ada pada smoothie dari hasil blender bermanfaat untuk kelancaran pencernaan, kesehatan jantung, dan berfungsi mengontrol gula darah. Bahkan bisa juga membuat rasa kenyang lebih lama dan kaya antioksidan.

Sedangkan jus yang dihasilkan dari juicer memberikan vitamin dan nutrisi dalam jumlah yang lebih banyak. Tubuh pun bisa lebih mudah menyerap nutrisi yang didapat dari jus.

Salah satu juicer yang cocok untuk menghasilkan jus segar dan sehat adalah Juicer HR1811 dari Philips. Juicer canggih ini bisa membuat jus dengan lebih cepat dan praktis. Hasilnya bisa langsung dikonsumsi selagi masih segar.

Juicer HR1811 memiliki beberapa keunggulan lainnya, seperti mudah dibersihkan dan mudah dilepas-pasang. Jus pun akan langsung dituangkan ke gelas dan semua ampas akan terkumpul dalam wadah berkapasitas 500 ml. Juicer ini juga aman digunakan karena memiliki fitur safety lock untuk memastikan mesin tidak menyala sebelum pengaman terkunci.

Sumber: Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Anda Suka Jengkol? Waspadai Resiko Kesehatan Berikut Ini

FAKTAJABAR.CO.ID – Meskipun kerap dianggap sebagai makanan yang bisa menyebabkan bau mulut atau bau badan, ...