Mobil Berpelat Merah Kembali Diungkit di Persidangan Prostitusi Online

FAKTAJABAR.CO.ID – Keberadaan mobil berpelat merah kembali disebut-sebut dalam persidangan kasus prostitusi online. Bahkan, Vanessa Angel juga ikut memastikan soal mobil pelat merah tersebut di dalam persidangan.

Kuasa hukum muncikari Endang Suhartini alias Siska, Franky Desima Waruwu mengatakan, dalam persidangan yang digelar dengan agenda kesaksian Vanessa Angel, ia sempat mempertanyakan soal mobil tersebut.

Bahkan, Vanessa sempat menggambarkan rupa mobil yang disebutnya dengan mini bus tersebut. Mobil mini bus itu, diakui Vanessa berada di depan mobil jemputannya.

“Saat saya tanya kronologinya, saat datang di Surabaya dia berada di Surabaya Town Square (Sutos) selama 15 menit. Lalu (Vanessa) dijemput dengan mobil Toyota Innova warna hitam. Kemudian, ada mini bus berpelat merah di depan mobil jemputan itu, dan pergi bersamaan dengan mobil jemputan Vanessa itu,” terangnya, Senin, (8/4).

Terkait dengan keterangan itu, dirinya akan mencocokan keterangan Vanessa dengan kliennya Siska. “Nanti kita cocokan keterangannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Franky dan mucikari Endang Suhartini mengungkapkan proses penangkapannya, Sabtu (5/1). “ES sampai di Surabaya sekitar pukul 11.00 Wib. Sampai di Bandara Juanda ia dijemput oleh seseorang,” ujar Kuasa Hukum Endang, Franky Desima Waruwu, Senin (14/1).

Franky menyatakan, Endang dijemput seseorang dengan menggunakan mobil Innova. Uniknya, mobil tersebut diketahui ES berpelat merah. Pelat merah, berarti mobil tersebut adalah mobil dinas pemerintahan.

Namun sayang, Endang tak menjelaskan lebih lanjut, mengenai nopol dari mobil berpelat merah tersebut. “Dia hanya mengatakan mobil itu berpelat merah saja,” tambahnya.

Sumber: Merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ini Kata Komisioner KPU Terkait Lembaga Survei Pilpres 2019

FAKTAJABAR.CO.ID – Sejumlah lembaga survei menyampaikan hasil hitung cepat atau quick count untuk pemilihan presiden ...