Golkar – Demokrat Sepakat Koalisi Permanen Hingga 5 Tahun Kedepan

KARAWANG – Berawal dari komitmen bersama-sama membangun Bumi Pangkal Perjuangan lebih baik lagi, Partai Golkar dan Partai Demokrat Karawang sepakat berkoalisi secara permanen. Hal tersebut dibuktikan melalui beberapa pertemuan, dimana puncaknya ialah Partai Demokrat mengusulkan dan mendaftarkan dr. Hj. Cellica Nurrachadiana sebagai Bakal Calon Bupati kepada DPD Partai Golkar Karawang.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang, H. Sukur Mulyono, SH. mengatakan, dengan kesepakatan ini secara persyaratan sudah memenuhi 16 kursi di Parlemen, artinya Demokrat dan Golkar dapat mencalonkan usungannya ke KPU. “Mudah-mudahan berjalan dengan mulus, tinggal mengikuti mekanisme lainnya yang ada di masing-masing Partai. Bahkan koalisi ini permanen tidak hanya menghadapi Pilkada saja, tapi akan berlanjut hingga Tahun 2025,” ujarnya saat menggelar jumpa pers, Jumat (14/2).

Mulyono menambahkan, adapun mengenai pertemuan kali ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya. Dimana rangkaian pembicaraan politik diantara Golkar dan Demokrat yang mengarah pada koalisi, meski diakuinya belum keputusan final karena harus melakukan beberapa tahapan. “Ini merupakan langkah pertama, kemudian melangkah ke tingkat DPD Jabar dan DPP. Kesepakatan ini baru koalisi di karawang,” jelasnya.

Kendati demikian, masih Mulyono menambahkan, dalam rangka mencapai kesepakatan politik, baik di internal maupun eksternal, pihaknya sudah melakukan pengkajian dan membangun komunikasi politik. Sehingga pada akhirnya memutuskan untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat, dengan harapan bisa menangkan pasangan yang diusung bersama. “Selain itu tentunya, Partai Golkar bisa lebih berkiprah dalam pembangunan bukan hanya menjelang Pilkada saja,” jelasnya.

Sambung masih Mulyono menambahkan, memang pihaknya tidak membuka penjaringan secara umum, akan tetapi hanya melakukan penjaringan di internal melalui Tim Pilkada. Saat ini, baru terdaftar 4 bakal calon di Partai Golkar sendiri. Dengan demikian, setelah terbentuk koalisi ini tinggal menjemput hasil akhir.

“Fakta di lapangan, elektabilitas Cellica mencapai 72 persen sekian. Atas dasar itu, kita akan bersama-sama membawa hasil kesepakatan ini ke Pleno Partai, sebagai bahan mempertimbangkan dan kajian. Saya yakin, DPP Golkar akan mempertimbangkan langkah koalisi terlebih hasil survei. Semoga akan sejalan dengan apa yang kita jalankan, jangan sampai berkoalisi dengan calon yang kalah, dalam arti hasil survei kalah,” tandasnya.

Sementara, Sekretaris DPC Partai Demokrat Karawang, Pendi Anwar menjelaskan, setelah adanya pertemuan pada hari kamis (13/2) malam, bahkan sampai viral dibeberapa media sosial dan menuai beberapa pertanyan, akhirnya Demokrat dan Golkar menyepakati diadakannya konferensi pers ini.

“Kejadian tersebut bukan ujug-ujug tapi merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang intens antara Demokrat dan Golkar untuk menyamakan persepsi di Pilkada. Kami mawas diri, peraturan undang-undang belum mencukupi untuk mendaftar ke KPU, sehingga perlu adanya koalisi. Perjalan selama ini, dengan Partai Golkar dan Partai Nasdem, puncaknya adalah tadi malam dengan menyatakan visi misi, karena sangat penting sebagai cikal bakal RPJMD 5 tahun kedepan” ungkapnya.

Pendi menjelaskan, bahwa pertemuan antara Demokrat dengan Golkar tadi malam, yakni mengembalikan form pendaftaran yang sudah diisi oleh Bakal Calon yang diusung dari Partai Demokrat. Terlebih, atas petunjuk DPW dan DPP Partai Demokrat tetap kembali mengusung incumbent. Tentunya kedepan, tinggal mencari pendamping untuk dipasangkan dengan dr. Hj. Cellica Nurrachadiana menghadapi Pilkada Karawang tahun ini.

“Kami bersyukur dan berterima kasih dengan Golkar secara silent selama ini berkomunikasi dengan Demokrat. Kalau belum pasti ngapain kita gemborkan, yang pasti komunikasi intens kita lakukan. Insya Alloh koalisi permanen bisa tecapai, apalagi Golkar berpengalaman selalu dalam sistem pemerintahan, sehingga kader Golkar menjadi pertimbangan bagi ketiga partai dalam koalisi ini,” pungkasnya. (lil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Rumah Roboh Janda Tua Kakak Beradik Diganti Rumah Baru

KARAWANG – Rumah roboh janda tua kakak beradik, Jumsih (78) dan Amih (64),  di Dusun ...