PPIK Gelontorkan Anggaran Rp1,1 Triliun untuk Pembangunan Pasar Induk Modern

KARAWANG – Belum lama ini Tommy Soeharto meletakan batu pertama untuk pembangunan pasar induk modern di kawasan Cikampek. Namun hal serupa juga akan dilakukan oleh Paguyuban Pasar Induk Karawang (PPIK) di wilayah perkotaan Karawang.

Hal demikin diungkapkan Ketua PPIK Asep Kurniawan, ketika konferensi pers pada Kamis (12/3/2020).

Asep mengatakan, pembangunan pasar induk di Dawuan berangkat dari inisiatif PPIK yang sudah membuat proposal dan mengajukan kepada Tommy Soeharto melalui HMP TV dan sudah dilakukan pembahasan.

“Namun dalam perjalanannya kita yang punya konsep dan punya konsumen ditinggalkan,” kesal Asep menceritakan.

Bersama PPIK , Asep membawa investor dan akan membangun pasar induk modern di Karawang. Anggaran yang diperkiraan untuk membangun pasar tersebut sekitar Rp1,1 triliun dengan luas tanah 21 hektare.

“Investor sudah ada, lokasinya masih dicari yang jelas di Karawang. Ini adalah keinginan dari para pedagang,” ujarnya.

Asep mengatakan, sebelum memasuki bulan ramadhan pihaknya akan memulai pelaksanaan atau tahapan dalam membangun pasar modern tersebut.

“Sebelum bulan puasa kita pasti sudah action,” ucapnya.

Keberadaan pasar induk yang akan dibangun oleh PPIK, lanjut Asep, tidak akan mematikan pasar tradisional yang ada di Karawang. Karena pasar yang akan dibangun merupakan pasar induk central bagi para pedagang di Jawa Barat. Pasar tersebut menampung para petani yang ada di Jawa Barat.

“Kita tidak membuka pasar eceran. Nanti diatur mekanisme pembelanjaannya. Kita menampung hasil panen petani dan penyuplai ke pedagang pasar tradisional,” jelasnya.

Asep menambahakan, meski saat ini pasar tersebut belum dibangun. Namun sudah banyak para pedagang pasar induk dan juga petani yang ada di Jawa Barat yang memesan kios.

“Sekarang yang sudah dipesan 1678 kios dengan jumlah pemesan 652 orang. Karena ini central,” tandasnya.

Wakil Ketua DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Agus Purwantara mengatakan, rencana tersebut memang sudah dibahas di DPP APPSI termasuk rincian anggaran biayanya.

“Kami dari DPP APPSI mendukung rencana dari paguyuban pasar induk ini. Sebelumnya juga sudah pernah dibahas,” pungkasnya.(rls)

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Coffee Shop Tersembunyi Ala 90-an Di Rebel Koffie

KARAWANG – Coffee shop merupakan tempat yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang ingin menemukan suasana ...