Kontribusi Nyata Petani Milenial Sediakan Minuman Vit C bagi Paramedis Garut

FAKTAJABAR.CO.ID – Perusahaan minuman Eptilu menyiapkan produk olahan vitamin C untuk kebutuhan tenaga medis di seluruh RSUD Kabupaten Garut, Jawa Barat. Persediaan ini dilakukan Eptilu untuk mendukung kebugaran dan daya tahan tubuh tenaga medis selama berjuang melawan Covid-19.

Dilansir dari Detik.com, founder sekaligus pendiri Eptilu, Rizal Fareza mengatakan sejauh ini RSUD sudah memesan 600 botol produk olahan lemon vitamin C untuk kebutuhan dokter, perawat dan relawan Covid-19. Rizal juga menambahkan selama pemesanan, Eptilu bekerja sama dengan produsen sirup lemon lokal lainya, yaitu Rizky Food.

“Kerja sama ini berhasil memberdayakan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT), Putri Sawargi Garut dengan penghasilan yang cukup menjanjikan. Namun di sisi lain, intinya kami ingin para tenaga medis tetap sehat untuk berjuang melawan wabah Covid-19,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2020).

Rizal mengatakan produk olahan Eptilu sangat cocok untuk menambah imunitas tubuh karena mengandung booster dengan sumber vitamin C yang sangat tinggi. Minuman ini diharapkan bisa menjadi pelopor kesehatan di wilayah Jawa Barat. Ia juga berharap melalui produk olahannya, sektor perkebunan jeruk lemon di Kabupaten Garut mampu digenjot secara signifikan.

“Sehingga para petani buah lemon dan jeruk di Garut terus berproduksi dan produsen minuman lemon lokal dapat berkembang memberdayakan Kelompok Wanita Tani. Lebih dari itu, kami berharap para relawan dan tenaga medis mampu memperoleh asupan minuman vitamin C buah lemon sebagai penjaga imun mereka,” ujarnya.

Rizal merupakan Duta Petani Milenial (DPM) Sigap Corona yang bertugas membantu menyediakan kebutuhan pangan berkelanjutan di tengah menjangkitnya wabah Covid-19.

Perusahaan Eptilu (Fresh From Farm) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang olahan vitamin C di Kabupaten Garut.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) SyahruI Yasin Limpo mengatakan bahwa keberadaan DPM merupakan bukti kuat bahwa sektor pertanian adalah sektor penting dalam menghadapi berbagai ancaman krisis, termasuk pandemi Covid-19. Syahrul mengatakan melalui pertanian, Indonesia dapat meningkatkan pertahanan tubuh yang kuat terhadap penyakit.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa semua bisnis dan kegiatan di pertanian harus mematuhi SOP yang menjadi kebijakan pemerintah pusat dalam memutus penyebaran Covid-19.

“Saya meminta semua orang yang bergerak di sektor pertanian mengikuti protokol kesehatan WHO dengan menjaga jarak 1 meter saat bekerja, mencuci tangan secara rutin dan menghindari menyentuh muka terutama hidung mulut dan mata” ujarnya.

Sumber: Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Biaya Makan Hewan Sebulan Rp220 Juta, Taman Satwa di Garut Bangkrut

FAKTAJABAR.CO.ID – Taman Satwa Cikembulan di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, krisis pakan untuk ratusan satwanya. ...