Askun Sebut di Kampus Favorite Karawang Ada Pungli yang Dilegalkan?

KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) disebut komplek dengan masalah. Pasalnya ada dugaan pungutan liar yang dilegalkan ketika penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri.

Demikian dikatakan Asep Agustian, SH., MH praktisi hukum Karawang kepada media, Selasa (14/7/2020).

“Persoalan di Unsika komplek, terutama persoalan krisis PNS,” kata pria yang akrab disapa Asep Kuncir.

Askun yang juga merupakan alumni Unsika tersebut, meminta agar rektor perguruan tinggi Unsika harus dapat memprioritaskan para alumni agar dapat bekerja di Unsika.

“Para alumni yang sudah lama mengabdi disanah tolong lah harus diprioritaskan. Rektor harus bisa mengangkat mereka, jangan sampai pengabdian mereka selama ini tidak dihargai, karena Unsika sudah menjadi negeri dan harus menyesuaikan dengan kebutuhan,” kata Askun.

“Beri mereka posisi, kalau mengharuskan mereka jadi PNS, tolong rektor bisa mengajukan yang sesuai umur. Kalau yang sudah melebihi umur ya bisa di dorong agar tetap bisa mengabdi di Unsika bagaimanapun caranya, karena aturan tidak bersifat baku kok, yang jelas jangan sampai ketika Unsika sudah jadi negeri justru mereka tidak bisa menikmatinya, malah yang dari luar yang dapat posisi,” timpal Askun.

Disinggung soal adanya kebijakan jalur mandiri pada saat penerimaan mahasiswa baru, dengan nominal yang ditentukan, dengan tegas Askun memandang itu terindikasi merupakan pungli yang dilegalkan.

“Adanya jalur mandiri itu apa – apaan sih, kan negeri itu sudah dibiayai sepenuhnya oleh negara, lalu uang penerimaan mahasiswa dari jalur mandiri itu untuk apa lagi sih, jangan kesannya seperti pungli yang dilegalkan dong,” ungkapnya.

Lebih lanjut Askun berharap rektor Unsika dapat memahami situasi secara kontekstual Kabupaten Karawang, berkaitan dengan sosial dan budaya Karawang dan harus dipahami.

“Rektor harus mempelajari dan memahami kondisi budaya Karawang, jangan merasa punya posisi sentral di Unsika, lalu bisa berbuat seenaknya, prioritaskan masyarakat Karawang, jangan sampai Unsika berada di Karawang, masyarakat Karawang nya sendiri sulit untuk masuk Unsika,” tandasnya. (cim/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pesan Bupati untuk Penyuluh Agama agar Menyampaikan Pesan Pembangunan dengan Bahasa Agama

KARAWANG – Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana menghadiri kegiatan pembinaan pegawai dilingkungan Kantor Kementrian ...