Karyawan Diwajibkan Membuat Catatan Perjalanan

Ilustrasi

Karawang – Sekda Kabupaten Karawang Acep Jamhuri meminta perusahaan untuk mengarahkan karyawannya membuat catatan harian perihal perjalanan yang ditembuh. Tujuannya untuk memudahkan tracing jika ditemukan kasus Covid-19.

“Salah satunya itu yang diarahkan Pak Gubernur (Jabar Ridwan Kamil), membuat catatan perjalanan,” ujar Acep ditemui di Kantor Bappeda Karawang, Rabu (14/10/2020) lalu.

Soal catatan perjalanan harian itu, Acep menyerahkan kepada perusahaan untuk mengatur dan mengontrolnya. Diketahui, klaster industri menjadi penyumbang jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Karawang. Hingga Senin (12/10/2020), ada 86 perusahaan yang melapor ada karyawannya yang terpapar Covid-19.

Acep menyebut, pihaknya ingin ada Standar Operating Prosedur (SOP) khusus bagi tiap perusahaan untuk mencegah dan menangani Covid-19. Perusahaan diminta mengatur protokol kesehatan dari mulai karyawan berangkat hingga kembali pulang. Hal tersebut, ujar Acep, yang menjadi salah satu fokus Pjs Bupati Karawang.

“Termasuk SOP penutupan pabrik jika ditemukan kasus positif. Karena tidak bisa sembarangan menutup,” ujarnya.

Apalagi, kata Acep, Pemkab Karawang bersama Apindo telah membentuk satgas. Tiap perusahaan telah mempunyai satgas. Akhir Oktober 2020 ini, mereka akan diberi pelatihan perihal pencegahan dan penanganan Covid-19, mulai dari tracing hingga prosedur isolasi.

“Tracing kontak erat harus dilakukan dengan benar,” ujarnya.

Acep yang juga Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyebutkan, pihaknya telah melakukan evaluasi penanganan Covid-19. Di antaranya upaya perbaikan komunikasi antar lembaga, termasuk dengan lembaga vertikal. Hal ini untuk mensinergiskan penanganan virus corona di Karawang.

“Masing-masing kita evaluasi,” pungkasnya.(cr1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Hilman Jadi Ketua LBH Cakra

Karawang – Musyawarah Besar atau lebih dikenal sebagai MUBES merupakan ...