Kuota CPNS di Purwakarta 169 Orang

FAKTAJABAR.CO.ID – Kuota CPNS di Kabupaten Purwakarta berkurang dari yang sebelumnya sebanyak 170 orang menjadi 169 orang.

Sekertaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta, Ai Saidah mengatakan, dari total kuota 169 dibagi menjadi dua formasi yaitu tenaga pendidik dan tenaga medis, dengan rincian 164 tenaga pendidik, 3 dokter umum, dan 2 orang dokter hewan.

“Kuota CPNS untuk di Purwakarta hanya segitu,” ungkap Ai, Selasa (22/10/2019).

Ai belum bisa memastikan kapan rekrutmen CPNS akan dibuka. Namun berdasarkan informasi, rencananya akan diumumkan 25 Oktober 2019.  “Belum tahu, (tapi) insyaallah 25 Oktober 2019,” ujar dia.

Jumlah kuota CPNS yang diusulkan berdasarkan surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yaitu 30% kuota CPNS dan 70% untuk kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Ai menambahkan, hingga kini untuk rekrutmen P3K belum ada kepastian apakah Purwakarta akan membuka atau tidak mengingat sistem pengupahan kerja dibebankan kepada kas daerah.

“Aturan mengenai nomenklatur jabatan P3K belum ada. Jika dibebankan ke daerah kemampuan keuangan daerah belum memungkinkan untuk mengangkat P3K karena belanja pegawai masih tinggi,” kata dia.

Sebelumnya, Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian menyebut pemerintah sepakat menyelesaikan pengangkatan guru honorer melalui P3K. DPR RI juga tengah mencari solusi dari masalah yang ada agar program P3K berjalan baik di semua daerah. Upah P3K akan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui dana alokasi umum (DAU).

“Itu yang kami tunggu, mudah-mudahan saja ditanggung oleh pemerintah pusat jadi kita bisa membuka rekrutmen P3K selain CPNS,” ujar Ai, dilansir ayopurwakarta. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Komisi II DPRD Kecewa dan Sesalkan Ketidaktransparanan Pengusaha Tambang

PURWAKARTA – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Purwakarta Alaikasalam, SH.I merasa kecewa dan menyesalkan ketidaktransparanan ...