Kisah Inspiratif, Anak Driver Ojol yang Kini Jadi Finalis Puteri Indonesia

Nurkhotimah merupakan anak dari seorang tukang ojek online jadi Finalis Putri Indonesia

Karawang – Berawal dari mimpi sehingga dapat membawa perubahan ekonomi bagi keluarga.

Nurkhotimah merupakan anak dari seorang tukang ojek online. Ia telah memiliki mimpi mengikuti beauty pegeon sejak tahun 2014. Awal karir sebelum menjadi Finalis Puteri Indonesia sejak menjadi Puteri Pariwisata Indonesia tahun 2015. Kemudian di tahun 2017 ia diperkenalkan Miss Jakarta Fair dan memperoleh juara kedua dengan title miss internasional.

Selanjutnya ia mulai mencoba mengikuti beauty pegeon Puteri Indonesia. Ia menunda untuk mengikuti ajang kecantikan tersebut selama lima tahun. Hal ini dikarenakan adanya pekerjaan sebagai pramugari.

“Jadi Puteri Indonesia aku udah ikutin sejak tahun 2014 tapi waktu itu aku masih buta banget tentang beauty pegeon. Aku baru mengenal dunia itu di tahun 2015 saat menjadi Puteri Pariwisata Indonesia. Dari situ aku melihat platform terbesar di Indonesia bidang beauty pegeon. Karena kendala pekerjaan di pramugari selama lima tahun sampai di tahun ini aku baru mendaftar di batas usia terakhir pendaftaran,” ujarnya pada Minggu (19/6/2022).

BACA JUGA : https://www.faktajabar.co.id/2022/06/23/soal-air-sumur-warga-jadi-hitam-rs-helsa-tengah-mendalami/

BACA JUGA : https://www.faktajabar.co.id/2022/06/23/batiqa-hotel-launching-sababay-wine/

BACA JUGA :https://www.faktajabar.co.id/2022/06/23/kelurahan-palumbonsari-gelar-pembersihan-lingkungan/

BACA JUGA : https://www.faktajabar.co.id/2022/06/23/kelurahan-palumbonsari-gelar-pembersihan-lingkungan/

BACA JUGA : https://www.faktajabar.co.id/2022/06/22/meski-banyak-anggota-dprd-jalan-mashudi-wancimekar-tetap-rusak-parah/

Ia awal mula mengikuti pendaftaran ragu. Hal ini dikarenakan kondisi perekonomian keluarga. Ia menabung dari hasil bekerja sebagai pramugari dan sekretaris. Ia mengumpulkan uang sebanyak 50.000.000 untuk mengikuti beauty pegeon tersebut. Ia memiliki tujuan untuk meningkatkan dan merubah perekonomian keluarga.

“Awalnya aku ragu dengan latar belakang keluarga ku yang bisa dibilang terkendala ekonomi. Karena effort dari segi materi dan lain-lain sangat besar. Aku usahain semua itu dan mulai persiapkan di tahun 2018 sejak jadi pramugari. Ayah aku cuma tukang ojek online, kalau ibu hanya ibu rumah tangga,” sambungnya.

Ia pun mengaku pernah memperoleh bullyan dari teman-teman akibat memiliki mimpi sebagai model. Ia menambahkan bahwa orangtua sangat mendukung untuk mencapai mimpi. Hal ini terbukti dengan adanya usaha dari orangtua untuk mencari uang sebagai modal awal untuk mengikuti kontes kecantikan. Ia mengaku pernah memiliki keinginan untuk mengubur semua impian.

“Jadi dulu aku korban bully karena cita-cita sebagai model dan karena pekerjaan orangtua. Alhamdulillah punya orangtua yang sangat mendukung untuk aku mencapai mimpi. Tanpa sepengetahuan aku, mereka sampai meminjam uang ke saudara agar aku tetap bisa ikut lomba pertama aku. Usaha dari mereka menjadikan motivasi aku untuk mengangkat derajat orangtua,” pungkasnya.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Terkesan Ekslusif, Ketua PDI Perjuangan Sentil Sikap Cellica Nurrcahadiana

Taufik Ismail, Ketua PDI Perjuangan Karawang – Sekretaris Komisi I ...

%d bloggers like this: