Sekilas Info

Helm Buatan Indonesia Dipakai Pembalap MotoGP

Karel Abraham

Jakarta – Satu lagi pebalap MotoGP yang memakai helm produksi Indonesia. Karel Abraham, yang memperkuat Angel Nieto Team, memakai helm NHK.

PT NHK Indonesia, sebagai pemegang resmi merek helm NHK di Indonesia, mengumumkan keikutsertaan NHK di arena MotoGP. Helm NHK juga eksis di kelas Moto2 dan dipakai oleh pebalap Prancis, Jules Danilo.

“Ini menjadi kebanggaan bahwa karya anak bangsa dipakai di ajang bergengsi sekalipun, yaitu di ajang MotoGP,” kata Direktur Marketing PT Danapersadarata Motor Industry Johannes Cokrodiharjo di XXI Lounge, Mall Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Menurutnya, helm ini dikembangkan oleh anak Indonesia dan hasil rancangan anak bangsa. Dia menyebut, helm dikembangkan bukan dimulai dari pebalap internasional.

“Ini helm berangkat dari model paling simpel, pebalap yang terlibat cukup banyak. Pebalap dari Sumatera, Kalimantan terlibat dalam pengembangannya. Kita kembangkan prototipe-ptotipenya,” sebut Johannes.

Helm NHK yang dipakai untuk pebalap MotoGP ini merupakan hasil rancangan anak bangsa. Dalam tiga tahun, riset dilakukan PT NHK Indonesia bersama para ahli teknikal dari PT Danapersadaraya Motor Industry.

“Secara resmi hari ini helm NHK yang digunakan oleh Karel Abraham dan Jules Danilo adalah NHK Terminator GP-R tech Series,” kata Stefanus King, General Manager PT NHK Indonesia.

Helm NHK buatan Citeureup ini sudah memenuhi persyaratan dari FIM dan Dorna. Helm itu mendapat sertifikasi SNELL M2015 dan ECE 22.05. Juga telah mendapat sertifikasi dari FIM untuk digunakan di MotoGP.

Sebelum NHK, helm produksi Indonesia yang lebih dulu eksis di MotoGP adalah KYT. Helm KYT dipakai oleh pebalap Aprilia, Aleix Espargaro, dan pebalap debutan yang membela tim Reale Avintia Racing, Xavier Simeon.(detik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pjanic Mengkritik Kartu Merah untuk Ronaldo

FAKTAJABAR.CO.ID – Gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyesalkan keputusan wasit yang ...